Ada Yang Mantap di Sini!

PPC Iklan Blogger Indonesia

Ada Yang Mantap di Sini!

PPC Iklan Blogger Indonesia

Jumat, 28 Oktober 2011

Makna Angka 2 Pada Perjuangan NW

  1. Maulana Syaikh TGKH. Muh. Zainuddin Abdul Madjid memiliki 2 guru besar yang paling sering disebut yaitu Maulana Syaikh Hasan Muhammad Al Masysyat dan Maulana Syaikh Assayyid Amin Al-Kutbi.
  2. Perjuangan Nahdlatul Wathan tidak lepas dari 2 wadah perjuangan yaitu Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiah  ( NWDI ) dan Nahdlatul Banat Diniyah Islamiah. Dan ada 2 yel-yel perjuangan NW yaitu iman dan takwa
  3. Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid memiliki 2 putri yaitu Hajjah Siti Rauhun Zainuddin AM, S.Ag. dan Hajjah Siti Raihanun Zainuddin Abdul Madjid yang lahir dari 2 istri beliau yaitu Ummi Jauhariah ( Ibunda Ummi Rauhun ) dan Ummi Rahmatullah ( Ibunda Ummi Raihanun ). Beliau disebut sebagai Abu Rauhun Wa Raihanun diambil dari ayat dalam Alqur'an Surat Al-Waqi'ah.
  4. Putri Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid sama – sama 2 kali melaksanakan pernikahan sehingga memiliki 4 menantu yaitu; yang pernah menikah dengan Ummi Rauhun yaitu H. Jalaluddin dan Drs. H. Muh. Subli ( kedua beliau almarhum ) dan yang menikah dengan Ummi Raihanun yaitu Drs. H. lalu Gde. Wiresentane ( alm ) dan Drs. Abdul Hayyi Nu'man, M.Pd.
  5. Oleh jama'ah NW ada 2 orang yang disebut tuan guru bajang yaitu : TGB. KH. Muh. Zainul Madjdi, MA. Dan Raden TGB. K.H. Lalu Gde Muhammad Zainuddin Atsani.
  6. Ada 2 induk lahan perjuangan NW yaitu Pancor dan Anjani sehingga ada 2 Ma'had Darul Qur'an Walhadits yaitu MDQH NW Pancor dan MDQH NW Anjani.
  7. Ketika H. Muh. Syamsul Lutfi ( Putra Ummi Rauhun ) yang mencalonkan diri menjadi wakil bupati Lotim dengan H. Sukiman Azmi, pasangan ini mendapatkan nomor urut 2. Didukung oleh 2 partai yaitu PBB dan PKS
  8. Ketika TGB. K.H. Muh. Zainul Madjdi menjadi Gubernur NTB berpasangan dengan H. Badrul Munir juga mendapatkan nomor urut 2 dan didukung oleh 2 partai yaitu PBB dan PKS.
  9. TGH. Lalu Gde Wiresakti Muh. Ali Amir Murni yang berpasangan dengan H. Lalu Elyas Munir juga mendapatkan nomor urut 2 dari 2 pasangan calon pada pemilihan bupati Loteng 2010-2011.
  10. Saat ini ada 2 orang cucu Maulana Syaikh yang pernah menjadi Ketua DPRD Kab. Lotim yaitu H. Syamsul Lutfi dan Hajjah Siti Rohmi Jalilah( sedang menjabat ). ( Saifzuhri )

Senin, 26 September 2011

KUMPULAN FATWA-FATWA AL-MAGHFURULAH MAULANA SYAIKH TGKH. M. ZAINUDDIN ABDUL MADJID ( Part 2 )




3.   Ante alat utama le’ NW.
Ante alat dunia akherat lekan NW. Sai-sai berjase le’ NW  me’ syukuri sebab luek dengan celake anak cucune sebab luek kekentan dengan toakne.(Senin 11 Maret ’96)
( Kamu alat yang utama bagi Nahdlatul Wathan. Kamu semua alat ( pejuang ) dunia akherat asal NW. Siapa pun yang berjasa di NW, kamu harus syukuri sebab banyak orang yang celaka anak cucunya disebabkan karena tingkah orang tuanya di masa lalu )

Ante ( kamu anak-anak Ma'had ) alat utame le' NW. Kalimat ini terucap oleh Maulana Syaikh di hadapan tullab tholibat Ma'had DQH sebagai sebuah ungkapan rasa cinta dan sayang kepada anak – anak Ma'had sebagai sumber perjuangan.
Ma'had sebagai tumpuan harapan terdepan. Dengan Ma'had NW akan maju. Menyepelekan Ma'had NW akan luntur, karena ruh perjuangan itu ada pada MDQH yang telah dirintis oleh Maulana Syaikh sebagai tempat mengkader calon-calon ulama' handal masa depan.
Ma'had Darul Qur'an Wal-Hadits adalah kecintaan Maulana Syaikh TGKH. M. Zainuddin abdul Madjid dan maha gurunya Al- Maghfurlah Maulana Syaikh Hasan Muhammad Al-Masysyat. Bahkan Maulana Syaikh Sayyid Amin Al-Kutbi menyebutnya dalam syair :

لَهُ تَأَلِيْفٌ كَزَهْرِالرُّبَا
                   قَدْ ضَمَّتِ الشَّكْلَ اِلَى شَكْلِهِ
فِيْ سَاحَةِ الْعِلْمِ لَهُ مَعْهَدٌ
                   لاَ يَبْرَحُ الطُّلاَبُ فِيْ ظَلِّهِ
يَنْهَضُ بِالنَّشْءِ اِلَى مُسْتَوَى
                   بِذَلِكَ ألْمِعْرَاجِ مِنْ قَوْلِهِ
" Terdapat hasil karya bagaikan sekuntum bunga mawar di lereng gunung yang harum semerbak yang dapat memayungi bunga yang berbagai macam warnanya ( ragamnya) untuk membina kader-kader putra bangsa maka terbinalah Ma'had. Tidak ada tempat orang bernaung dengan sungguh-sungguh melainkan Ma'had menjadi jenjang menaiki sampai ke Mustawa dengan mi'raj sebagaimana yang dikatakannya…"

Setiap pagi Maulana Syaikh memberikan pengajian, keliling Lombok membina ummat agar tidak larut dengan kesenangan duniawi semata dan lupa kepada kepentingan akhirat. Ma'had adalah satu-satunya sumber dan bibit da'i yang  diperjuangkan oleh Maulana untuk menggerakkan semangat jihad, mengobarkan api perjuangan yang tak lapuk karena hujan dan panas.
Begitu besar jasa Maulana Syaikh mendirikan Ma'had DQH. Jasa beliau tidak boleh terlupakan bagi siapapun yang mengerti kebenaran dan memahami arti sejarah. Kita sepatutnya bersyukur dan bersyukur, adanya Ma'had mengangkat dan mengharumkan nama organisasi Nahdlatul Wathan. Pada hari Ahad, 24 Agustus 1997 Maulana Syaikh pernah mengatakan : " Taokne numpuk kesyukuranku le' Ma'had ".
Safari-safari Ramadhan yang dilakukan oleh tullab ma'had setiap tahun ke berbagai pelosok nusantara merupakan buah bukti bentuk perjuangan dan keberanian tullab Ma'had untuk menjalankan misi dakwahnya. Bahkan tullab Ma'had banyak yang melanjutkan studinya ke Madrasah Ash-Shaulatiyyah Makkah Al-Mukarromah tempat dimana Al-Maghfurulah Maulana Syaikh dulu belajar.
Keberhasilan dan kemajuan ini tidak boleh dilupakan oleh orang tua, anak cucu dan generasi-generasi penerus perjuangan di masa-masa yang akan datang. Dalam wasiat Maulana menyebut :

Aduh sayang  !
Jangan anakku menutup mata
Tidak peduli bukti yang nyata
Jangan anakku berlagak buta
Sengaja melupa hubungan kita

4. Embe taok muridku si’ bani bebantelan dunia akherat. Luean si mentingang  dirikne doang. ( 20 Maret ’96 )
     ( Manakah muridku yang berani berjuang dunia akhirat/lillahi ta'ala. Lebih banyak yang mementingkan dirinya sendiri )

Bani bebantelan dunia akhirat ( Berani sehidup semati dunia akhirat ).
Guru adalah orang tua rohani, sedangkan ibu bapak adalah orang tua jasmani ( yang melahirkan kita ). Guru merupakan jalan untuk kita mengerti bagaimana kekuasaan Allah, bagaimana keagungan Allah, sehingga kita memahami apa yang seharusnya kita perbuat dan tinggalkan dalam menjalani kehidupan di dunia ini. Seseorang tidak akan memperoleh kesuksesan dan tidak pula ilmunya dapat bermanfaat apabila ia tidak menghormati gurunya dan ilmu itu sendiri. Dalam Kitab Ta'limul Muta'allim disebutkan :

ماَ وَصَلَ مَنْ وَصَلَ اِلاَّ بِالحْرُْمَةِ وَمَا سَقَطَ مَنْ سَقَطَ اِلاَّ بِتَرْكِ الْحُرْمَةِ وَالتَّعْظِيْمِ .
Artinya : Dapatnya orang mencapai sesuatu hanya karena mengangungkan sesuatu itu,  dan gagalnya juga hanya karena tidak mau mengagungkannya.
اَلاَ تَرَى اَنَّ اْلاِانْسَانَ لاَ يَكْفُرُ بِالْمَعْصِيَةِ وَاِنَّمَا يَكْفُرُ بِتَرْكِ الْحُرْمَةِ.
Artinya : Tidaklah Anda telah tahu, manusia tidak menjadi kafir lantaran ma'siatnya, tapi jadi kafir lantaran tidak mengagungkan Allah.

            Kesalahan yang terbesar bagi penuntut ilmu apabila ia tidak menghormati gurunya, tidak menghormati keturunan gurunya, tidak menghormati orang yang bersangkut paut dengan gurunya.
            " Yang paling saya kasihani yang pernah saya ajar tetapi kelakuannya kurang ajar" . Kalimat ini Maulana Syaikh ungkapkan di depan tullab tholibat Ma'had pada hari Senin tanggal 8 September 1997.
Melupakan atau mementingkan diri sendiri setelah guru membina dan membimbing para santrinya ke jalan yang benar, tidak sepatutnya dilakukan bagi santri yang telah terdidik dan terbina, apalagi Maulana Syaikh sering mengingatkan :
" janganlah lalai janganlah lupa
  sekalipun nanda menjadi " bapa"
  sumber nikmat perlu dijaga
  selama hidup di alam fana

" aduh sayang !
  konon ada menjual gurunya
  menjual ibu serta bapaknya
  menjual NW serta madrasahnya
  na'uzubillah apa jadinya…..

" aduh sayang !
  kalau anakda ingat ilahi
  masakan anakda menggantung diri
  kalau anakda berhati murni
  masakan lupa ayahda sendiri

Memperjuangkan Nahdlatul Wathan tidak cukup ketika masih duduk di bangku sekolah atau perkuliahan. Derap langkah, gelora perjuangan untuk ummat harus tetap dipegang sampai akhir zaman. Karena setiap warga NW khususnya abituren telah  berjanji dan berbai'at akan tetap memperjuangkan Nahdlatul Wathan sampai akhir zaman. " Sabun kita adalah sabun i'tikad " ( Maulana Syaikh, Kamis, 9 Oktober 1997 )

5. Sai-sai taok makne wasiat Renungan Masa seluruhnya, sanggup ite ngupa’ iye si’ Pulau Lombok, lagu’ sayang ndekne taok maknane.(Minggu 7 April ’96)
     ( Siapa-siapa yang mengetahui makna Wasiat Renungan Masa seluruhnya, sanggup kita mengupah dia dengan pulau Lombok, akan tetapi sayang tidak ada yang tahu maknanya )

Wasiat Renungan Masa Pengalaman Baru ini dialamatkan :
Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Kepada yang tercinta:
1. Anakku semua abituren/pelajar Madrasah Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah ( NWDI ) dan Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah ( NBDI ).
2.   Saudaraku Keluarga Besar Nahdlatul Wathan ( NW ) yang setia

Dengan segala ketulusan hati Ayahanda sampaikan WASIAT RENUNGAN MASA PENGALAMAN BARU ini, untuk diamalkan/dilaksanakan sebagaimana mestinya. Wasiat ( nasehat) ini adalah cetusan jiwa pengalaman hidup Ayahanda selama ini dari masa ke masa.
Atas keikhlasan/kesetiaan anakku/saudaraku yang budiman, sebelumnya Ayahanda sampaikan terima kasih.
' WAMAN YUSABIH ABAHU FAMA DZOLAM"

WASSALAM
AYAHANDA AL-MUHIB

TGKH.Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Pancor Bermi, 9 Dzulhijjah 1401 H/7 Oktober 1981 M
( Kutipan dari Wasiat Renungan Masa Pengalaman Baru hal. : 10 )

Wasiat Renungan Masa merupakan bukti cinta Maulana Syaikh kepada kita semua, cinta seorang ulama' kharismatik yang disegani karena keilmuannya. Keilmuan beliau tidak saja dikagumi oleh teman-teman sekelas beliau, akan tetapi guru-guru beliau juga sangat mengagumi kejeniusan Al-Maghfurulah Maulana Syaikh TGKH. Muh. Zainuddin abdul Madjid. Maulana Syaikh Hasan Muhammad Al-Masysyat, guru besar beliau sangat menyayangi dan mengagumi beliau. Beliau pernah mengatakan :

مَادَعَوْتُ اِلاَّ وَاَشْرَكْتُ زَيْنَ الدِّيْنِ مَعِى
" Aku tidak akan berdo'a kecuali kalau Zainuddin sudah terlihat jelas di depanku dan bersamaku "

Disamping itu, pernyataan eksplisit lainnya yang menggambarkan hubungan yang sngat dekat antara keduanya adalah :

اَنَا اُحِبُّ مَنْ يُحِبُّكَ وَلاَ اُحِبُّ مَنْ لاَ يُحِبُّكَ
" Aku mencintai setiap orang yang mencintaimu, dan ( begitu pula sebaliknya) aku tidak mencintai orang yang tidak mencintaimu "

Wasiat Renungan Masa tersebut merupakan pengalaman hidup beliau yang beliau tuangkan dalam bait-bait syair yang mempunyai makna yang sangat mendalam. Diksi yang beliau gunakan sangat pas dan menarik, menunjukkan bahwa beliau seorang sastrawan handal.
 Secara keseluruhan makna Wasiat Renungan Masa sulit dipahami, karena ada makna rahasia-rahasia yang maksudnya hanya diketahui oleh sesama para auliya' Allah. Contohnya dalam bait berikut :
" DEWI mengirim sebuah kelapa
   tinggi pohonnya lima ribu depa
   batu keliling tugasnya menjaga
   pulau Lombok selama-lamanya

  sangat ajaibnya pengambilan batu
  ia berpindah ke sana ke situ
  ngembalikannya secara tertentu
  diterimakan di atas perahu
dan masih banyak lagi bait-bait yang lain, yang membutuhkan penalaran dan pengkajian secara mendalam.(Bersambung)

Minggu, 11 September 2011

SEMARAK HULTAH NWDI KE-76

NWBersatu.Derap langkah perjuangan NW terus berkibar. Setelah pada tanggal 24 Juli 2011 NW di Anjani melaksanakan HULTAH NWDI ke-76, kemarin di Pancor Ahad 11 September 2011 juga dilaksanakan HULTAH NWDI ke-76 untuk yang kedua kalinya pada tahun yang sama. Akan tetapi HULTAh kali ini berbarengan dengan acara Hari Ulang Tahun pasukan Hizbullah NW Anjani yang ke-9. Kedua acara tersebut berlangsung dengan aman dan tertib dibawah komando 2 pimpinan yaitu Ummi Hajjah Siti Raihanun ZAM di Anjani dan TGB.KH.Muhammad Zainul Madjdi di Pancor yang sekaligus merupakan Gubernur Nusa Tenggara Barat. Acara HAUL Hizbullah di Anjani dihadiri oleh cicit buyut Maulana Syaikh dan puluhan Tuan Guru yang rata-rata merupakan murid Maulana Syaikh. Adapun di Pancor puluhan ribu jamaah juga tidak kurang semangatnya untuk membanjiri acara tahunan tersebut, bahkan Anas Urbaningrum ( Ketum Demokrat ), Hatta Radjasa ( Ketum PAN ) dll ikut ambil bagian dalam moment tersebut. Dalam pidatonya Anas Urbaningrum menyanjung perjuangan Maulana Syaikh di Lombok bahkan di Nusantara dengan kalimat " Dari Pancor menuju Indonesia ".
Anas Urbaningrum, Hatta Radjasa dan Gubernur NTB pada HULTAH NWDI ke-76 di Pancor
Mudir Madrasah Ashshaulatiyyah Makkah ketika bersama Ummi Raihanun di Anjani

Lain lagi di Anjani kehadiran mudir Madrasah Ashshaulatiyyah Makkah memberikan nuansa tersendiri pada acara HULTAH tersebut, apalagi Mudir memberikan ceramahnya di depan puluhan ribu jamaah yang hadir pada waktu itu. Meski dengan cuaca panas yang menyengat namun antusias jamaah untuk menghadiri acara tersebut tidak surut, warga NW berduyun-duyun datang dari pelosok Nusantara.Dan pada HAUL Hizbullah kemarin, Ummi Hajjah Siti Raihanun Zainuddin Abdul Majid juga mengeluarkan beberapa wasiat yang diabadikan dalam sebuah kaset VCD yang disebar jamaah yang hadir. Wasiat tersebut dimaksudklan agar dimiliki oleh warga NW dan dapat didengar, ditelaah dan dijalankan pesan-pesan yang ada di dalamnya.Wasiat tersebut ada di blog ini.
TGKH.Muh. Zainul Majdi ketika memberikan pengajian di medan HULTAH
Pada HULTAh NWDI di Pancor, selainkan disebarluaskan melalui siaran Selaparang TV, juga diliput oleh para media massa yang ada di Lombok, tentunya agar NW semakin dikenal oleh masyarakat. Pada sambutannya Gubernur Nusa Tenggara Barat menyentil bagaimana lagu-lagu yang dikarang oleh Maulana Syaikh merupakan lagu yang memeberikan ruh perjuangan untuk agama, nusa dan bangsa, tidak saja untuk NW semata namun perjuangan untuk ummat dimana saja berada." amaluna fauqonnujum, jihaduna lil muslimin".

Senin, 05 September 2011

Dari Permusuhan Bisa Anda Ambil Manfaat

NWBersatu. Dia akan senantiasa menyerang Anda dengan kritikan-kritikan
Dia tidak akan basa-basi ketika berbicara sebagaimana teman Anda
Dia kan selalu menyingkap aib-aib Anda
Dia  senantiasa bersaing dengan Anda, dan itu membuat semangat Anda bangkit untuk mencapai puncak kesempurnaan dan bersegera mencapai keutamaan akhlak dan etika
Dia akan bersenang hati jika Anda tergelincir dan itu akan membuat Anda bersabar dan Anda gigih bertahan sehingga Anda gigih bertahan sehingga Anda mencapai derajat dan pahala orang-orang yang sabar
Dia akan menunjukkan kesalahan Anda dan itu mengingatkan Anda untuk beristigfar
Dia akan memberitahukan kekurangan Anda,dan itu akan membuat Anda bersiap untuk mengubahnya
Musuh Anda akan memberitahukan kesalahan Anda kepada orang-orang, dan itu membuat Anda terkenal, banyak pahala dan ganjaran
Tatkala nama Anda tenggelam, maka musuh Anda akan mengecek dan mengumumkan nama Anda di tempat-tempat pertemuan
Musuh-musuh Anda akan senantiasa mengintai Anda,dan itu akan membuat Anda senantiasa awas dan waspada
Anda akan senantiasa membayangkan akibatnya dan akan mempersiapkan perbekalannya
Mungkin saja musuh Anda membuat Anda demikian sempit, dan itu akan menjadikan dosa Anda terhapus. Ini adalah sebuah musibah yang akan membuat Anda menuai pahala jika Anda bersabar.

Jumat, 02 September 2011

RO'IS 'AM DEWAN MUSTASYAR PB NW WAFAT

NWBersatu.Satu lagi murid TGKH.Muh. Zainuddin Abdul Majid meninggal dunia. Setelah Al-Ustaz Drs.H.Abdul Hayyi Nu'man,M.Pd. meninggalkan kita pada tanggal 25 Juli 2011 lalu sehari setelah diadakannya HULTAH NWDI ke-75 di Anjani, kini murid kesayangan Maulana Syaikh yaitu TGH. Muh.Sholeh Ahmad dari Kalijaga juga dipanggil oleh Yang Maha Kuasa dalam usia kurang lebih 88 tahun ( 1924-2011), Beliau lahir di Karang Mantri Kalijaga Kec. Aikmel Kab. Lombok Timur dan wafat pada malam Jum'at 2 September 2011. 
Beliau adalah Ro'is "Am Dewan Musytasyar PB NW pertama setelah Almagfurulah meninggal dunia. Beliau sering disebut-sebut oleh Maulana Syaikh karena kecerdikan dan kejeniusan beliau. Disamping cerdas, ketaatan pada guru dan kearifannya menjadikan Tuan Guru yang santun ini mempunyai tempat tersendiri di hati Maulana Syaikh. Maklum ada 3 murid Maulana Syaikh yang sering disebut karena ke'minger"annya. Pertama TGH.M.Sholeh Ahmad sendiri, TGH. Sadaruddin dari Suralaga dan Raden Tuan Guru dari Sakra.
Kepergian beliau menyisakan duka mendalam karena sang  pahlawan Nahdlatul Wathan ini merupakan asset yang sangat berharga bagi NW, beliau merupakan salah seorang Waliyullah sesuai dengan penobatan beliau oleh Maulana Syaikh sebagai wali pada tahun 1970. Penobatan itu tidak lepas karena beliau adalah murid yang cerdas, alim dan sholeh. Waktu kecil belaiu belajar mengaji ada TGH.Umar Kelayu, Tuan Guru yang terkenal pada waktu itu, predikat mumtaz beliau dapatkan karena menyelesaikan sekolah dasar yang seharusnya ditempuh selama 9 tahun, beliau tempuh selama 3 tahun. Kemudian beliau melanjutkan pendidikannya di Makkah Al-Mukarromah selama 11 tahun.
Beliau sangat cinta Nahdlatul Wathan, sampai-sampai cucu beliau diberi inisial dengan NWDI ( Najjah, Washil, Daiyan dan Ibqar ). Kecintaan beliau dibuktikan dengan pengabdian sepanjang hayat memberikan pencerahan dan pendalaman ilmu agama ke semua ummat. Ketekunan dan keuletan beliau sehingga Pondok Pesantren Darussholihin menjadi berkembang pesat. Pondok Pesantren Darussholihin Kalijaga merupakan bukti tersendiri yang menjadi tonggak perjuangan beliau semasa hayat. Beliau dimakamkan di komplek pemakaman di Kalijaga Kec. Aikmel Lotim dihadiri oleh puluhan ribu jamaah baik dari Pancor maupun Anjani. Selamat Jalan Pahlawan NW, semoga engkau memiliki tempat yang nyaman di sisi-Nya.




Senin, 29 Agustus 2011

BERTEMUNYA DUA BUNGA NW

NWBersatu. Pertemuan Ummuna Hajjah Siti Rauhun dan Ummuna Hajjah Siti Raihanun merupakan sebuah siraman nyaman bagi keluarga Nahdlatul Wathan, tidak saja sejuk akan tetapi merupakan harapan warga NW seluruhnya. Kedamaian yang telah lama dinantikan muncul dan akan membekas dalam hati semua pecinta, abituren dan segenap keluarga nahdliyyin. Keakraban itu merupakan simbol yang hendaknya  kita ikat sekuat-kuatnya tanpa terlepaskan untuk kemajuan. "Selangkah berpantang surut, setapak berpantang mundur"



Kita semua berharap pertemuan di medan Hultah tersebut layaknya " sebagai santan dengan tengguli" ( Lebih indah dan lebih baik ) bagi kemajuan Nahdlatul Wathan kedepan sehingga "bulan naik matahari naik" ( mendapatkan keuntungan ganda/lebih baik ). Amin

Minggu, 21 Agustus 2011

Khairul Fatihin akan menjadi Seorang Muhaddits dan Mufassir?

Gde Khaerul Fatihin, TGB. KH.M.Zainuddin Atssani, Syaikh Ayyub
NWBrst.Syaikh Ayyub Abkar Asad bin Ali Al-Ahdal Al-Yamany AL-Makky adalah ulama’ yang besar dan khawas. Beliau dapat membaca situasi yang akan terjadi pada masa-masa yang akan datang, dan ini adalah salah satu kelebihan yang dimiliki oleh seorang ulama’ dan sekaligus Waliyullah.
http://www.nw.or.id/berita/2-khairul-fatihin-akan-menjadi-seorang-muhaddits-dan-mufassir

Senin, 15 Agustus 2011

Nahdlatul Wathan makin hari makin melebarkan sayap perjuangannya, ia bangkit tegap siap mengarungi bahtera perjuangan di tengah berkecamuknya deru desing peluru perjuangan, Pancor terus berbenah, Anjani terus mekar. Seayun selangkah mengangkat aroma harum, membentangkan hijaunya permadani molek tempat warga nahdiyyin bersimpuh tersiram kesejukan nan menyegarkan.
Perjuangan keduanya tanpa henti dan tanpa kenal lelah, siang malam dilewati, lautan luas ia seberangi, onak dan duri ia atasi dan tanpa putus menyambung tali hingga sampai pada derajat tertinggi.
Ah...kita memang bisa berharap dan terus berharap, cobaan yang menerpa akan segera berlalu, enggan kembali setelah melambaikan tangan sehingga tersisa hanya cerita dan yang muncul hijaunya perdamaian dan kerukunan. Kita tidak bisa mengelak Nahdlatul Wathan adalah mentari di Timur Indonesia yang akan memberikan sinar bagi gelap, menyiram kering tandusnya lahan. Kita berharap mutakharrijin-mutakharrijat, para pecinta maupun abituren terus bersatu padu, menggali berbagai macam bidang ilmu untuk perjuangan NW dan bangsa negara. Berjuanglah...pada saatnya NW kan mengatur.

Kamis, 04 Agustus 2011

Tetapkan Persatuan



News

Mari Bersholat Salam



News

Senin, 01 Agustus 2011

KUMPULAN FATWA-FATWA AL-MAGHFURULAH MAULANA SYAIKH TGKH. M. ZAINUDDIN ABDUL MADJID

Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir. ( Al-A'raf : 176 )


1.      Jangan sekali diantara kamu memecah belah anakku yang dua (23 Februari ’96).

Nama Rauhun dan Raihanun Maulana Syaikh ambil dari salah satu surat dalam Al-Qur'an yaitu Surat Al-Waqi'ah ayat ke-89.

Artinya : Maka dia memperoleh ketenteraman              dan rezki serta jannah kenikmatan. (Al-Waqi'ah : 89 )



Dua nama tersebut diharapkan oleh beliau benar-benar menjadi ketentraman dan pemerolehan rizki yang bermanfaat baik untuk keluarga, bangsa dan negara. Dua bunga yang tumbuh harum mewangi semerbak, yang harumnya mampu menyapu bau asap pekat negeri ini.

Pondok Pesantren Darun Nahdlatain NW Pancor dan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, dua pondok pesantren tempat beliau menanam benih yang melahirkan tunas-tunas baru dan berharap menjadi mercusuar di daerah Timur pulau Lombok serta menjadi kapal untuk mengarungi lautan luas. Keduanya pula tidak boleh tergores atau terluka karena keduanya adalah bunga yang memberikan keharuman dan nakhoda yang mengantarkan hingga sampai pada tujuan.

Ketika kering melanda, ia rela menyiramkan air, ketika banjir datang ia rela menjadi yang terdepan untuk menghadang, ketika lapar dan haus menjelma, ia tiada berlagak buta. Keharmonisan dalam kebijakan, biarkan berbuah kenyamanan. Keakuran dan kebersamaan, tetapkan beriringan karena ia adalah satu untuk selalu menyatu meski beraneka rintangan tertumpuk berbatu.








2. Mudah-mudahan kamu bisa kompak utuh tidak bisa terkecoh dengan orang yang  tidak mengingat dirinya, orang tua dan gurunya dan tidak tergoda oleh antek-antek setan, keluarga setan, kuli setan dan mendapat taufiq hidayah masuk syurga bighoiri hisab. (Rabu 24 Maret 1996).














Maulana Syaikh kini telah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa, Rabb Yang Maha Agung, Dzat Yang Maha Segalanya. Beliau ditutup usianya pada hari Selasa, 20 Jumadil Akhir 1418 H / 21 Oktober 1997 M. meninggalkan kesan mendalam bagi seantero warga Nahdlatul Wathan,  tidak saja di dalam negeri akan tetapi kepergian beliau juga tembus sampai ke Timur Tengah, negerinya para nabi dan rasul. Rasa hati yang pilu tidak bisa terbendung, air mata menetes membasahi pipi, Maulana telah meninggalkan kita semua, meninggalkan beribu-ribu hikmah yang tertanam di bumi Rinjani. Akankah akan terlupakan mutiara-mutiara berharga, akankah teralpakan zamrud-zamrud molek yang terpercik rata membekas indah di kening-kening para pemikir, di dahi-dahi para pejuang, di tangan-tangan para penyelam lautan  hikmah. Subhanallah, senyum beliau mengalir, jiwa beliau kokoh dan tegar. Pada cita-cita beliau ada jutaan asa setinggi Himalaya dan Rinjani. Pada murid-murid beliau tertanam hamparan benua-benua yang akan tumbuh subur menghijau, menaungi tanah-tanah kering, menyegarkan lahan-lahan kerontang. Lalu tumbuh bunga-bunga harum dikelilingi embun bersih berkilau. Semerbak di seluruh pelosok negeri. Kita komit menegakkan perjuangan ini.
Kala hayat beliau, nasehat-nasehat mengalir dengan lantunan yang indah dan menawan bagai tetesan air mengalir menyejukkan hati yang gersang, bagai semburan sinar mentari pagi menerangi jagat yang masih kelam. Membangkitkan semangat dikala hati sedang rapuh dan pilu. Dikala ribuan insan-insan lemah mengharap dorongan dan stimulan. Beliau bangkit mengangkat tangan, menyeru untuk maju di tengah-tengah pertempuran. Serentak. Allohu Akbar. Jubah putih bersih selalu menemani dihiasi surban khas indah menawan. Gagah, berani dan santun. Dengan lembut doa-doa beliau menyelimuti segala penjuru dan berharap kita semua kompak, utuh dan bersatu untuk menegakkan agama melalui Nahdlatul Wathan.
Harapan itu masih ada dan tidak boleh kandas, tidak harus ambruk dengan hantaman badai, dentuman peluru, sabetan keris atau pedang. Hanya dengan keteguhan, keutuhan dalam kebersamaan dan persatuan yang tidak boleh lepas dan terlupakan, kita akan terbentuk menjadi manusia yang mengalami prosentasi secara HDI ( Human Development Index ) atau disebut juga IPM ( Indeks Pembangunan Manusia ), manusia yang secara fisik dan ruh berkembang dengan ikatan-ikatan erat yang dibentuk para ulama’.
Saudara-saudaraku. Harapan-harapan beliau yang menyuruh warganya untuk kompak, utuh bersatu tidak pernah lepas dan tidak pernah dilupakan tatkala beliau mempunyai kesempatan baik  di majlis-majlis pengajian ataupun di tempat-tempat lain. Kalimat kompak, utuh, bersatulah terus didengungkan supaya menjadi perekat rasa kebersamaan yang beliau harapkan dari dunia sampai akhirat.
Sesungguhnya nilai beliau itu ada pada perbuatan baiknya, inovasi dan keunggulannya, pada ilmunya, pada kedermawanannya, pada kelembutan sikapnya, pada imannya, pada jihadnya, dalam sopan santunnya, dalam kemuliaannya dan sifat serta gelar yang baik-baik.
Dengan jemarinya yang lembut beliau menulis wasiat dalam Hizib Nahdlatul Wathan yang tercatat pada tanggal 23 Ramadhan 1376 H/23 Maret 1957 M. yang berbunyi :

اولادى الاوفياء.........وتلامذتى العقلاء
ان اكرمكم عندى.......انفعكم لنهضة الوطن
وان شركم عندى .......اضركم بنهضة الوطن
فصابروا ورابطوا وجاهدوا ثم جاهدوا فى سبيل نهضةالوطن لإعلاء كلمة الدين والوطن
تكون بحول الله تعلى من المجاهدين لدينه والبارين المخلصين فى السر والعلن.
 فتح الله علينا وعليكم ورزقنا واياكم والمحبين الحسنى وزيادة.
Anak-anakku yang setia  dan murid-muridku yang berakal.
" Sesungguhnya semulia-mulia kamu di sisiku ialah yang paling banyak bermanfaat untuk perjuangan Nahdlatul Wathan, dan sejahat-jahat kamu di sisiku ialah yang paling banyak merugikan perjuangan Nahdlatul Wathan".
Karena itu, kuatkanlah kesabaranmu, tetaplah bersiap siaga, berjuang/kemudian berjuanglah di jalan Nahdlatul Wathan untuk mempertinggi citra agama dan negara.
Niscaya kamu dengan kekuasaan Allah SWT tergolong pejuang agama, orang shaleh dan muhklis baik pada waktu sendirian maupun pada waktu bersama orang lain.
Semoga Allah membukakan pintu rahmat untuk kami dan kamu, dan semoga  Ia menganugerahi nikmat tambahan yang tiada taranya yaitu melihat zat-Nya dari dalam surga.

Kemudian dalam Wasiat Renungan Masa Maulana Syaikh menyebutkan pula :
" Wahai anakku kompak bersatu
   Jangan terpikat bujukan hantu
   Bersilat lidah setiap waktu
   Di balik udang batu di situ

" Bahwa iblis dua macamnya
   Yakni syaitan dan manusia
   Yang paling bahaya iblis kedua
   Karena lidahnya sangat berbisa

Maulana Syaikh mengharapkan kebersamaan sesama Islam, berjuang atas nama Allah tidak terpikat dengan bujukan syaitan yang nyata maupun tidak nyata
1.  Katakanlah: "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
2.  Raja manusia.
3.  Sembahan manusia.
4.  Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi,
5.  Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.
6.  Dari (golongan) jin dan manusia.


Hilangnya kebersamaan tidak jarang menimbulkan malapetaka dan perpecahan. Kejayaan Islam di masa lalu begitu disegani dan ditakuti oleh dunia barat baik dari seni arsitekturnya, budaya, ilmu perang, ilmu politik dan kegagahberanian tentaranya, sangat termasyhur pada masa itu. Sebut saja pada zaman bani Umayyah, bani Abbasiyah dan masa-masa kejayaan Islam yang tidak lain kemegahan dan kegemilangan itu diraih dengan rasa patriotisme dan semangat kebersamaan. Namun apa yang terjadi pada era sekarang, Islam tertindas di mana-mana, Irak negerinya hancur porak-poranda, Palestina menjerit. Beribu-ribu ummat Islam dibantai oleh kaum kafir laknatullah, tetapi Islam belum menunjukkan kekompakan secara utuh bahwa Islam itu kuat, Islam itu mempunyai solidaritas, bahwa sesama Islam di manapun berada adalah saudara kita. Ketika saudara kita tertindas, kita harus merasakan penderitaannya dan berani berbuat untuk membantu sesama. Yang terjadi justru hanya ada di beberapa negara kecil saja  yang peduli dan berani menyuarakan keberanian, itupun  sangat jauh dari negeri-negeri Islam yang dilanda bencana.
            Mari kita wujudkan rasa kebersamaan untuk kejayaan Islam, negara dan bangsa kita. Ingatlah Allah berfirman dalam Surat  Yunus : 19 :
 Manusia dahulunya hanyalah satu umat, Kemudian mereka berselisih. Kalau tidaklah karena suatu ketetapan yang telah ada dari Tuhanmu dahulu, pastilah telah diberi keputusan di antara mereka, tentang apa yang mereka perselisihkan itu. ( Yunus 19 )

            Keberagaman makhluk di muka bumi bukanlah untuk dipertentangkan, akan tetapi sebagai wujud yang perlu dicerna untuk dipikirkan oleh kita bahwa kita adalah hamba yang memiliki kelebihan dari makhluk apapun. Perkhilafan pandangan bukan sebagai garis kebenaran mutlak untuk personal saja namun harus ada bukti yang mendukung bagaimana kadar keunggulan yang menunjang pendapat sesorang tersebut sehingga akan valid dan kuat keabsahan ide ataupun gagasan yang dituangkannya.
            Jika terjadi sebuah perbedaan, maka bukan harus diselesaikan dengan kekerasan, pengintimidasian,  ataupun  memblack list rival hingga menjatuhkannya. Tetapi yang sangat perlu, mari kita berfikir cerdas melalu kebijaksanaan berdasar keadilan, karena Allah sesungguhnya tidak menyukai perpecahan dan pembuat kerusakan, karena perpecahan hanya mengkacaukan peradaban di muka bumi. Bangsa Irak yang terkenal dengan keagungan dan kemegahannya pada masa-masa khalifah Abbasiyah harus tumbang karena hilangnya rasa persatuan dan kesatuan. Kerajaan Mongol yang tidak menyembah Allah mengapa mampu menumbangkan kekuatan Islam yang seharusnya jaya karena adanya kepercayaan bahwa Allah memberikan rahmat-Nya. Tapi sekali lagi kita mundur dan terbelakang karena Islam sudah hilang rasa persatuan dan kesatuannya.
Bangsa Barat sangat mudah memporak porandakan negeri-negeri Islam, meluluhlantakkan tempat-tempat ibadah dan menghancurkan tempat-tempat penting yang menjadi tempat perkumpulan Islam. Dan negara-negara Islam masih belum membuka selimut beranjak menuju oase, membersihkan muka supaya lebih jernih menatap " apa yang harus aku lakukan untuk agama Islam ". dalam Wasiat Renungan Masa Pengalaman Baru disebutkan :

" Junjungan alam telah bersabda
   Sungguh celaka si budak harta
   Umat Islam di mana berada
   Asalnya satu dan bersaudara


" Aduh sayang !
  Dasar selamat BERSATU KALIMAH
  Bersatu DERAP bersatu LANGKAH
  Dasar bahaya BERPECAH BELAH
  Terkadang membawa SU'UL KHATIMAH

Selanjutnya yang paling  penting, orang tua dan guru merupakan dua insan yang tidak boleh lepas dari diri kita. Mereka paling perlu dihargai dan dihormati, dido'akan agar selamat di dunia dan di akhirat.
Ya Tuhan kami, beri ampunlah Aku dan kedua ibu bapakku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)". ( Ibrahim : 41 )

"Orang yang bakti kepada guru
  Mendapat faidah hikmat yang baru
  Tidak terduga lebih dahulu
  Memang Allah pemberi selalu

" Kalau durhaka kepada guru
   Hatinya kecil selalu terburu
   Akhlaknya rusak jasmaninya pilu
   Terkadang hidupnya haram melulu

" Aktif mengajak melawan guru
   Hawa nafsunya buru-memburu
   Di banyak soal selalu keliru
   Terkadang matinya tidak menentu

Bahkan Maulana Syaikh sering mengingatkan pada saat pengajian beliau dulu sebuah syair :

اُقَدِّمُ أُسْتَاذِى عَلَى نَفْسِى وَالِدِى # وَاِنْ نَالَنِى مِنْهُ الْعِزُّ وَالشَّرَفُ
وَذَاكَ مُرَبِّى الرُّوْح وَالرُّوْحُ جَوْهَرٌ # وَذَاكَ مُرَبِّى الْجِسْمِ وَالْجِسْمُ
 كَا الصَّدَقِ

"  Saya selalu mengutamakan kepentingan guru saya dari ibu bapak, walaupun dengan adanya ibu bapak saya menjadi orang mulia dan terhormat. Guru tu pemelihara ruh dan ruh itu bagaikan intan permata. Dan ibu bapak itu pemelihara jasad sedangkan jasad itu tak ubahnya seperti kotak kosong "

( Dan Seterusnya.....Bisa Dibaca Dalam Buku ” Detik-Detik Terakhir Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ”/Kumpulan Fatwa Beliau dari tahun 1996-1997 )


Daftar Blog Saya

The Best

iklan

Related Websites